Karyawan Plaza UOB Ramai-ramai Antre di Toilet Darurat

Jakarta - Karyawan yang berkantor di Plaza UOB sudah kembali beraktivitas pasca 'tsunami' yang menerjang basement pada 17 Januari lalu. Namun, karyawan dihadapkan dengan masalah tidak berfungsinya toilet kantor dan tidak ada air bersih.

"Yang kami keluhkan itu tidak ada akses internet, telepon dan air bersih. jadi untuk buang air kami harus turun ke lantai bawah untuk ke toilet darurat," ujar karyawati Dewi Ulfa Sari yang berkantor di lantai 36 Plaza UOB, Jl. MH Thamrin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (23/1/2013).

Dewi meminta manajemen gedung UOB untuk segera memperbaiki kerusakan tersebut. "Aktivitas tidak maksimal. Karena bagaimana caranya kita mau kerja kalau akses internet tidak ada dan AC juga tidak terlalu dingin," kata karyawati PT Karya Bumi Baratama ini yang berkantor di lantai 38.

Yang paling utama, lanjut Dewi, adalah soal tidak berfungsinya toilet sehingga sangat mengganggu karyawan. "Ini toilet juga untuk buang air kecil, nggak bisa lama juga. Kalau lama suka digedor sama penjaga," ucapnya.  

Pantauan detik.com, pengelola gedung UOB menyiapkan sekitar tujuh bilik toilet portabel. terlihat antrean sekitar enam sampau tujuh orang untuk setiap bilik. Bilik itu dibagi atas bilik untuk toilet perempuan dan laki-laki meski tetap berdampingan. 

Pengelola gedung UOB, Bangga Nirwan Jaya, menjelaskan bahwa toilet darurat itu hanya digunakan untuk pekerja yang berada di luar gedung yang bertugas membersihkan gedung. "Sudah ada beberapa toilet yang sudah bisa difungsikan di atas. Toilet darurat ini untuk staf kami yang ada di luar yang membersihkan," ujarnya.

Sumber: http://news.detik.com/read/2013/01/23/112618/2150473/10/karyawan-plaza-uob-ramai-ramai-antre-di-toilet-darurat?9922022